Setelah sebelumnya menulis tentang perbedaan istilah brand consultant, graphic designer & advertising agent, kali ini saya akan menulis tentang perbedaan vintage dan retro design.
Saya telah mencoba mencari penjelasan antara perbedaan keduanya, perbedaan antara desain Vintage dengan Retro, namun sampai sekarang belum menemukan jawaban yang memuaskan.
Vintage Design adalah sebuah aliran design yang mengacu pada design zaman tempo dulu. Warna yang lebih kalem, serta kebanyakan fontnya memakai font bergaya mesin tik yang menjadi pemanis dari design tersebut. Aliran ini mengacu kepada tahun 1960-1980an, sedangkan Retro Design adalah desain yang mengambil gaya jadul kira-kira rentang tahunnya adalah 40an - 50an. Desain ini menggunakan font, warna, dan layout yang berkembang pada saat itu. Dikarenakan kecanggihan teknologi pada saat itu belum secanggih sekarang, mengakibatkan warna dan font yang masih terbatas.
Mungkin cuma hal ini yang bisa saya katakan mengenai perbedaan kedua gaya tersebut. Yaitu Perbedaan tahun, bila Vintage design mengacu kepada tahun 1960-1980 an, maka Retro design lebih jadul lagi, yaitu tahun 1940-1960an.
Sebagai pembaca, saya tahu bahwa Anda kurang puas dengan jawaban ini dikarenakan saya sendiri juga merasa tak puas dengan tulisan ini.
Namun apa hendak dikata, :D memang hanya itu yang bisa saya cerna ketika mencari tahu mengenai perbedaan kedua hal tersebut. Bila anda ingin mencari tahu lebih jelas, silahkan ke link berikut :
http://english.stackexchange.com/questions/56660/difference-between-retro-and-vintage. Di situ menjelaskan perbedaan antara Retro dan Vintage dari segala aspek, tak hanya dari segi design grafis.
Sekian tulisan ini saya tulis, sampai jumpa di tulisan lainnya. Jika Anda ingin melihat contoh-contoh desain grafis, Anda bisa melihatnya di sini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar